1 / 3
Caption Text
2 / 3
Caption Two
3 / 3
Caption Three

Inovasi Beton


Oleh : Cristian Picaso

Selalu menarik untuk dibicarakan, diteliti dan dikembangkan, beton menjadi topik hangat yang melekat dengan dunia teknik sipil. Suatu kesatuan dari campuran agregat, semen dan air memiliki porsi yang sedemikian rupa dalam proses pencampurannya. Perhitungan komposisi yang akurat, cara pengadukan yang baik dan penanganan perawatan beton pracetak menjadi warna tersendiri dalam proses pembuatan beton. Warna itulah yang membuat inovasi untuk perkembangan beton terus diupayakan.









           
             “Fly ash” adalah contoh penemuan nyata dari keinginan inovasi campuran beton yang terus dikembangkan. Salah satu contoh fly ash adalah sisa pembakaran dari batu bara. Fly ash dianggap menjadi bahan tambah yang baik untuk memperbesar kuat tekan beton. Material yang masih diteliti lebih lanjut ini memiliki sifat kimia yang baik saat dicampurkan dengan air. Penambahan fly ash dalam air dapat memperbesar kemampuan pengikatan terutama fungsi utamanya sebagai perekat bersama semen. Pasta/perekat yang diciptakan menggunakan campuran semen, air dan fly ash ini mempunyai kemampuan rekat yang lebih besar dibandingkan dengan campuran tanpa fly ash. Tentunya campuran material metode ini mempunyai porsi perhitungan berbeda dengan porsi perhitungan umum yang sudah ada. Dengan komposisi dan porsi yang tepat, inovasi beton yang diharapkan dapat tercipta.

Berbicara tentang beton, tentu sudah umum diketahui bahwa beton memiliki sifat getas sehingga kuat tarik beton jauh lebih kecil dari kuat tekannya. Hal ini dalam ilmu struktur sudah ditangani dengan penggunaan besi tulangan yang memberi kuat tarik pada struktur beton. Lalu kembali dengan inovasi, kini sudah banyak digunakan campuran beton dengan fiber.


Fiber atau serat yang kini sudah banyak digunakan adalah material baja. Fiber baja yang digunakan untuk memperbesar kuat tarik pada campuran beton itu sendiri, tentunya sebelum menjadi struktur beton utuh bersama besi tulangan. Penambahan fiber baja pada campuran agregat, semen dan air tentu melalui sistem hitungan yang akurat menciptakan beton ideal yang diinginkan. Sampai saat ini, inovasi fiber pada beton masih terus dikembangkan guna mewujudkan beton yang kuat dan awet dari retakan – retakan.



Sumber :
Keinginan adanya terus inovasi, dewasa ini tidak sulit untuk menemukan kompetisi-kompetisi yang mengedepankan tentang perkembangan campuran beton. Tuntutan perkembangan inovasi yang sangat  baik ini telah diwadahi dengan adanya kompetisi positif untuk kemajuan perkembangan campuran beton. Banyak himpunan mahasiswa teknik sipil di berbagai perguruan tinggi di Indonesia membuat perlombaan atau kompetisi inovasi beton. Bukan hanya menuntut beton yang memiliki kekuatan melebihi kuat beton pada umumnya, tetapi sudah banyak kompetisi yang juga menuntut campuran bahan ramah lingkungan. Hal ini bertujuan agar berbagai macam limbah – limbah lingkungan dapat diteliti dan dikembangkan lebih lanjut sehingga dapat digunakan kembali dalam campuran beton yang tentunya dengan proporsi komposisi yang sudah diperhitungkan dapat meciptakan inovasi beton yang diinginkan.

Berbagai limbah kegiatan manusia banyak diteliti dan dikembangkan sebagai material dalam campuran beton. Limbah – limbah tersebut berupa limbah dari kelapa sawit, plastik, serat kayu, kaca, kaleng dan limbah – limbah yang lain. Penggunaan limbah ini tentu tidak asal inovasi saja, melainkan diteliti terlebih dahulu mengingat setiap limbah memiliki substansi yang berbeda. Tidak jarang juga yang membawa bahan material yang khas atau banyak ditemui dari daerah asal peserta. Berbagai kemungkinan material ramah lingkungan yang masih harus dikembangkan ini menjadi sarana kompetisi inovasi positif guna menciptakan beton ramah lingkungan yang diharapkan. Mari kita tunggu inovasi – inovasi yang baik dan terciptanya beton ideal yang tidak hanya kuat namun juga ramah lingkungan. Apakah anda mempunyai inovasi ?